Designed by:
SiteGround web hosting Joomla Templates

Rosmaniar: Pemilih Jangan Golput PDF Print E-mail
Written by Pontianak Pos   
Friday, 21 September 2007 07:08

Menuju KB-1

Pontianak
,- Meski beberapa bakal calon (balon) gubernur Kalbar mendatang tersangkut kasus hukum, namun hendaknya para pemilih jangan sampai menjadi golput. “Pasti salah satunya layak untuk dipilih. Mungkin di satu sisi calon tersebut tersangkut kasus hukum, tetapi masih ada unsur penilaian lainnya,” kata Direktur Pusat Pengembangan Sumber Daya Wanita (PPSW) Borneo, Rosmaniar, baru-baru ini.

Menurutnya dengan memilih, maka rakyat memiliki kesempatan untuk menagih janji-janji balon terpilih. Maka itu sangat sayang jika hanya menjadi penonton pada pilkada, suara yang diberikan akan menentukan kondisi Kalbar ke depan. Kesadaran memilih amat penting, terutama para pemilih perempuan yang jumlahnya diperkirakan lebih banyak ketimbang laki-laki.

“Saya pikir sekarang ini perempuan sudah memiliki pendapat sendiri dalam memilih. Tak lagi mudah dipengaruhi atau diarahkan tanpa menganal calon terlebih dahulu,” lanjutnya. PPSW sebagai LSM yang bergerak sebagai pendamping perempuan, melihat sudah banyak perempuan yang sudah ‘melek’ politik. Meskipun kondisi tersebut tidak bisa digeneralisir untuk seluruh Kalbar. Dengan sistem pemilihan langsung, Rosmaniar melihat setiap kandidat dan partai yang mengusungnya akan berupaya sedekat mungkin dengan masyarakat. Ini memberikan dampak positif terhadap masyarakat, sehingga kondisi masyarakat dapat lebih diperhatikan. Tentunya dengan harapan tak hanya sebatas untuk menarik suara rakyat, sedangkan selepas pilkada dilupakan begitu saja.

Dia juga berharap partai-partai pengusung kandidat gubernur dapat memperjuangkan perbaikan dan kemajuan bagi perempuan. “Dengan jumlah pemilih perempuan yang sangat potensial, seharusnya partai dan kandidat gubernur dapat serius memperjuangkan nasib perempuan,” katanya. Terutama menekan kasus-kasus kekerasan dalam rumah tangga, di mana sebagian besar korbannya adalah perempuan.

Seperti isi pesan salah satu poster yang dipampang oleh PPSW. Disitu bertuliskan jangan menangis lagi, bu! Seharusnya tak ada lagi pukulan dan aniaya dari suami. Seharusnya tak ada lagi pelecehan seksual dari majikan. Seharusnya tak ada lagi ketakutan untuk dijadikan sasaran kekerasan. Mari hentikan kekerasan ini. Pilihlah partai yang membela kepentingan perempuan.(dee)

Last Updated on Friday, 13 August 2010 08:24
 

Translator

English French German Italian Portuguese Russian Spanish
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini28
mod_vvisit_counterKemarin20
mod_vvisit_counterMinggu ini48
mod_vvisit_counterMinggu lalu82
mod_vvisit_counterBulan ini282
mod_vvisit_counterBulan lalu540
mod_vvisit_counterTotal319652

We have: 11 guests online
Your IP: 54.225.36.143
 , 
Today: Nov 19, 2017